PERPISAHAN PPM SURYA BUANA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 YANG MENGGEMBIRAKAN

PPM SB - Sabtu, 18 Mei 2019, PPM Surya Buana menggelar acara Wisuda dan Gelar Santri Berprestasi PPM Surya Buana Tahun Ajaran 2018/2019 bertempat di SMA Surya Buana.


Acara tersebut terdiri dari beberapa acara inti, yakni wisuda santri akhir (kelas 9 dan 12), wisuda tahfiz (kelas tahfiz pilihan), penghargaan santri berprestasi, dan penampilan dari santri akhir. Selain itu, usai penutupan acara inti juga ditambahkan pengumuman penghargaan bagi pemenang Lomba Pesantren Kreatif Ramadan (PKR) yang berlangsung mulai 9 s.d. 16 Mei 2019 di PPM Surya Buana.

Acara inti berlangsung begitu khusuk sekaligus membahagiakan disertai rasa haru. Raut wajah yang berbunga-bunga menghiasi wajah para santri kelas 9 dan 12 yang akan mendapatkan syahadah pondok. Namun, sesekali mereka nampak sedih karena hendak meninggalkan segudang pengalaman yang mereka ukir di PPM Surya Buana. Kemandirian, ketekunan, kedisipinan, kesabaran, kegigihan, tanggung jawab, dan berbagai karakter positif lainnya semoga senantiasa terpatri di jiwa mereka.

Malam itu, yang begitu istimewa adalah penampilan para santri kelas 9 dan 12 sebagai wujud  persembahan akhir di pondok. Mereka berpuisi sekaligus bernyanyi diiringi suara gitar. Sungguh, malam itu acara berlangsung begitu syahdu. Di saat menyanyikan lagu Perpisahan, mereka memberikan bunga cantik kepada ustaz/ustazah sebagai bentuk rasa terima kasih kepada asatiz yang begitu sabar membimbing dan membina mereka selama di pondok.

Akhirnya, serangkaian acara wisuda dan gelar santri berprestasi telah usai. Namun, ada kegiatan lanjutan yaitu menyalakan api unggun dan pemutaran video kegiatan selama berada di pondok.

Ustaz Zain selaku Kepala PPM Surya Buana, berpesan kepada santri kelas akhir. Beliau menyampaikan bahwa setelah lulus dari pondok pasti akan mendapati ujian/masalah. Namun, hal tersebut harus dihadapi dengan kesabaran, keikhlasan dan ketekunan agar mampu melewati ujian tersebut dengan baik, karena setiap manusia pasti akan diuji sesuai dengan kemampuan.

Teruntuk santri kami, semoga kebaikan yang kalian peroleh di PPM Surya Buana bisa kalian amalkan kapanpun dan di manapun berada.


 #Selamat dan Sukses
# PPM Surya Buana

Oleh: Farihul M., S.Pd.
Share:

Menghafal Al-Qur’an Sebagai Sarana Menjaga Keotentikan Kalamullah - PPM Surya Buana


PPM SB - Akhir-akhir ini kita mendapati banyaknya diantara umat muslim yang mulai banyak menghafal Al-Qur’an. Mulai dari usia belia, muda hingga yang tua semangat dalam menghafalkan Al-Qur’an. Hal ini tidak terlepas dengan banyaknya para da’i yang menggencarkan gerakan menghafal Al-Qur’an. Selain itu lembaga-lembaga pesantren dan sekolah yang mengadapan program tahfidz sebagai program unggulan juga semakin marak. Tak terlewat juga Pondok Pesantren Modern Surya Buana mengadakan program tahfidz bagi santri yang berminat guna membekali para santri hafalan Qur’an yang kelak akan bermanfaat bagi diri, agama dan masyarakat.  Inilah yang kemudian membuat banyak santri yang berminat untuk menghafalkan Al-Qur’an. Oleh karena itu patut kita syukuri semakin banyak orang yang mau menjaga Al-Qur’an. Sebab setiap Muslim yang baik tentunya ingin bisa membaca Al-Qur'an dengan baik. Lebih jauh lagi, dan  juga ingin bisa menghafal Al-Quran.

Allah SWT sudah menjamin di dalam Al-Qur'an bahwa orang yang belajar membaca dan menghafalkan Alquran akan dipermudah. Allah berfirman di dalam Al-Qur’an,

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ

“Sungguh pasti Kami mudahkan Al-Qur'an ini untuk diingat (dipelajari). Maka apakah ada yang mau mempelajarinya?” QS. Al-Qamar : 1

Ini adalah janji Allah kepada siapa saja yang mau mempelajari Al-Qur’an, yaitu Allah kan memberi kemudahan dalam mempelajarinya

Menghafal Al-Qur'an termasuk ibadah jika dilakukan ikhlas karena Allah dan bukan untuk mengharapkan pujian di dunia. Bahkan salah satu ciri orang yang berilmu menurut standar Al-Quran, adalah mereka yang memiliki hafalan Al-Qur'an. Allah berfirman,

بَلْ هُوَ آَيَاتٌ بَيِّنَاتٌ فِي صُدُورِ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَمَا يَجْحَدُ بِآَيَاتِنَا إِلَّا الظَّالِمُونَ

Bahkan, Al-Qur'an itu adalah ayat-ayat yang nyata, yang ada di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu..(QS. al-Ankabut: 49).

Hafalan Al-Qur’an di Pondok Pesantren Modern Surya Buana diadakan setiap ba’da isya di hari ahad, senin, kamis dan juga ba’da subuh setiap hari selasa dan kamis. Kami mengharapkan dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat memotivasi lebih para santri untuk menghafal Al-Qur’an. Sehingga bukan tidak mungkin di masa depan akan lebih banyak lagi para santri yang berminat menghafal Al-Qur’an dan ini juga termasuk saarana menjaga keotentikan Al-Qur’an. Demikian, semoga kita semua senantiasa diberi kemudahan dalam menghafal Al-Qur’an dan mengajarkanya sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu‘alaihi wassalam bersabda:

يْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari).

Disusun Oleh : A.K Rijal Fahmi

Share:

Pelangi Kami - Organisasi Santri Intra Ma'had (OSIM) PPM Surya Buana


PPM Surya Buana - Cahaya adalah sebuah kata yg sering kita dengar dan yang kita dengar kebanyakan hal positif dari cahaya. Salah satunya adalah manfaat untuk segala aktifitas manusia bahkan seluruh alam. Cahaya bisa diartikan untuk segala hal positif baik untuk pujian sebuah pasangan, gambaran indah seorang sastrawan, lukisan cantik seorang maestro dan angel indah para fotografer. Namun dibalik itu ternyata cahaya adalah gabungan gelombang dari beberapa warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

Cahaya dipesantren ini kami ibaratkan dengan organisasi pesantren yang akan memberikan manfaat bagi santri, keluarga bahkan umat. Karena organisasi dipesantren diharapkan bisa membentuk kepribadian, sikap, dan ahklak santri. Namun seperti halnya cahaya yang dibagi beberapa gelombang maka organisasi pesantren juga dibagi beberapa bagian setiap bidangnya untuk mencapai satu tujuan untuk hal yang bermanfaat seperti cahaya. Jika disamakan dengan warna pelangi maka akan kita bahas pada paragraf selanjutnya.

Merah
Merah sebagian besar warna merah menunjukkan tanda peringatan. Seperti sepak bola jika melakukan pelanggaran berat akan diberi kartu merah. Pada lampu lalu lintas ditunjukkan agar berhenti. Pada ramalan cuaca digunakan untuk menujukkan panasnya hari untuk aktifitas. Maka warna merah bagi pesantren adalah batasan agar santri berhenti melanggar larangan Allah dan selalu waspada pada ahlak yang buruk. Di organisasi pesantren bisa dikatakan sebagai sie keamanan yang selalu memperhatikan santri dan menjaga lingkungan yang islami. Lingkungan yang buruk bisa terjadi karena keamanan belum bisa memberikan hal ang terbaik. Kemanan dipesantren tidak hanya berupa menjaga barang-barang santri namun juha harus tegas terhadap aturan dan menghimbau untuk saling mengingatkan. Maka dari itu warna merah disini sangatlah penting bagi cahaya peaantren

Biru
Biru bisa diartikan untuk keturunan ningrat yang mana memiliki makna sebagai darah biru. Biru diartikan juga sebagai kesetiaan ,kebenaran dan keteguhan.
Organisai pesantren juga diharapkan bisa memberikan ketenangan dan keteguhan kepada santri dengan harapan santri bisa memberikan keteguhan agama kepada masyarakat kelak. Sebagai ketengan maka organisasi di pesantren diharapkan bisa mengatasi masalah-masalah pada santri sehingga santri bisa semangat beraktifitas dan dicetak bisa meredakan masalah di lingkungannya dan memberikan solusi yang terbaik serta meminimalkan kerugian kedua belah pihak. Saran yang inovatif dan dipikirkan matang-matang serta kepala dingin.

Hijau
Jika kita melihat dedaunan hijau maka kesejukan akan kita rasakan karena itulah gambaran dari perpaduan kuning dan biru ini. Manfaatnya untuk mengurangi strees pada tubuh. Di pesantren yang padat akan kegiatan perlulah penyegaran bagi para santri maka disini peran organisasi sebagai penghilang strees diterapkan. Maka organisasi santri bisa memberikan hiburang yang edukatif dan disenangi santri sehingga santri merasa nyaman berada di pesantren dan dapat merefresh ulang otak mereka. Maka dari itu pembentukan santri sebagai media penyejuk juga diperlukan. Karena dimasyarakat tentu akan ditemukan problem-problem ini terutama di rumah tangga dan lingkungan komplek. Oleh sebab itu media yang dibutuhkan salah satunya adalah dengan Al Quran. Maka dibiasakan untuk santri agar merefresh otaknya dengan mengkaji dan mengaji Al Quran. Sehingga kebiasaan ini bisa dilakukan sampai akhir hayat dan juga dapat memberikan pahala bagi dirinya.

Itulah tadi sedikit gambaran salah satu warna pada pelangi coba kami implementasikan pada organisasi pesantren sesuai fungsinya. Adapun organisasi santri yang berada di PPM Surya Buana adalah Organisasi Santri Intra Ma'had atau yang dikenal dengan sebutan OSIM. Semoga Allah senantisa memberikan kemudahan kepada apa yang kita inginkan dan untuk para santri yang telah mendapatkan kepercayaan untuk menjabat sebagai pengurus OSIM menjadi pribadi amanah, jujur, dan tanggung jawab serta memberikan kebahagian untuk dirinya, kedua orang tuanya, masyarakat dan negara. Aamiin.

Oleh :
Ustadz. Rif'an Maulana




Share:

Menjadi Pribadi Baik Bersama Al-Qur’an




PPM Surya Buana - Malam minggu yang identik dengan huru hara anak muda, biasanya digunakan oleh sebagian orang untuk bersenda gurau, nongkrong dengan keluarga dan teman bahkan tak jarang muda mudi memadu kasih disudut kota. Kemaksiatan dan hal yang tak berguna layaknya menjadi hingar bingar mereka di akhir pekan. Tetapi seperti mata koin yang memiliki dua sisi yang berlainan. Ada gelap ada terang, ada dosa ada pahala, ada kemaksiatan ada juga kebaikan maka seperti yang terlihat disalah satu sudut kota, sebuah pemandangan indah dari pesantren yang tidak cukup besar yang bernama Pondok Pesantren Modern Surya Buana atau dikenal dengan PPM Surya Buana.

Jika diluar anak muda bersenang-senang, maka para santri juga bersenang-senang tetapi dengan cara mendekatkan diri kepada Allah melalui sebuah majelis ilmu: pembelajaran Qiraatul Quran.



Pembelajaran Qiraatul Quran menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan pada hari sabtu malam pukul 19.30 - 20.30 yang bertempat di Musala PPM Surya Buana Malang. Pada Pembelajaran ini para santri dituntut untuk memahami kaidah-kaidah tajwid dalam pelantunan ayat suci Quran. Tidak hanya itu, para santri juga diajari Qiraatus Sabah para imam atau syaikh yang ada dibelahan dunia. “Hiasilah Quranmu dengan suara yang merdu” hadist Rasulullah SAW yang senantiasa disampaikan oleh Ustadz Abdul Wahab, LC guru kami. Dan tidak lupa mantra “Man Jadda Wa Jadda” yang artinya Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, maka dia akan meraihnya.

Ustadz Wahab, panggilannya setiap mengajar kami merupakan sosok yang ramah dan senang bercanda. Tak jarang para santri selalu ceria dan tertawa disetiap pembelajarannya. Selain mengajar di PPM Surya Buana, Ustadz Abdul Wahab, LC juga seorang Qori' yang sangat luar biasa. Sudah banyak sekali negara yang beliau kunjungi untuk mengantarkan murid-muridnya mengikuti lomba Tilawatil Quran. Dan Beliau juga seorang juri internasional.


Alhamdulillah para santri begitu antusias dan semangat di setiap pembelajarannya. Semoga dengan adanya kegiatan pembelajaran Qiraah ini para santri dapat membaca al-quran dengan nada-nada yang indah, serta menjadi Qori' dan Qoriah yang hebat dimasa depan. “Sebaik-baik dari kalian, adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengamalkannya” sabda Rasulullah SAW.



oleh : Nurul Fakihatul Jannah Attamimi

Share:

Pemberitahuan Jadwal Perpulangan Santri PPM Surya Buana

Kepada
Yth. Bapak/Ibu/Orang Tua/Wali Santri PPM Surya Buana Malang
di tempat

Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh

Salam silaturahim kami sampaikan dan semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada kita semua. Berikut kami sampaikan jadwal perpulangan santri PPM Surya Buana selama kegiatan pemilu dan UNBK kelas 9 serta kegiatan paska ujian pondok untuk santri kelas 12.


No
Waktu Pulang
Kelas
Kegiatan
Keterangan
Waktu kembali
1
Selasa 16 April 2019

Pukul : 16.00 WIB
7 dan 8
Libur Pemilu dan UNBK kelas 9
Santri khusus kelas 7 dan 8 perpulangan dikarenakan kegiatan pemilu, tanggal merah di tanggal 19 dan UNBK kelas 9 mulai 22 – 25 April.
Rabu, 24 April 2019

Pukul : 15.00 WIB

Catatan:
Tanggal 25 April 2019 siswa kelas 7 dan 8 ada kegiatan outing class
2
Selasa 16 April 2019

Pukul : 16.00 WIB
9, 10, dan 11
Libur Pemilu
Santri kelas 9, 10, dan 11 perpulangan dikarenakan kegiatan pemilu dan tanggal merah di tanggal 19 April.
Minggu, 21 April 2019

Pukul : 11.00 WIB
3
Selasa 16 April 2019

Pukul : 16.00 WIB
12
Libur pasca Ujian Pondok dan UNBK
Santri kelas 12 perpulangan dikarenakan telah menyelesaikan Ujian Pondok dan UNBK di sekolah
Sabtu, 27 April 2019

Pukul : 11.00 WIB


Demikian surat pemberitahuan ini kami buat, atas perhatian Bapak/Ibu kami sampaikan terimakasih.
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh.

Senin, 15 April 2019
Kepala PPM Surya Buana Malang

Ahmad Zain Fuan, S.Si., S.Pd., M.Pd
Share:

MEMBUMIKAN AKHLAK DI ERA MILLENIAL


Akhir-akhir ini kita seringkali dikejutkan dengan berbagai berita yang begitu menggelisahkan hati. Berbagai media cetak ataupun online begitu gencar memberitakan  kejadian tindak kekerasan  sesama siswa.

Peristiwa ini tentu mengudang tanya bagi khalayak insan di nusantara ini, bagaimana mungkin hal ini bisa dilakukan oleh pelajar yang seharusnya konsentrasi dalam menuntut ilmu, Namun justru  beringas dalam  bertindak.


Sebagian orang akan berpikir, dimana posisi akhlak mereka pada saat itu? Sehingga dengan begitu kejinya melakukan tindakan seperti itu apa lagi sesama muslim.

Peristiwa diatas memberikan kita satu kesimpulan  bahwa agama dan akhlak perlu di amalkan dalam aktivitas sehari- hari. Dengan agama, kita mampu mengontrol diri menjadi lebih tenang dan tentram, apalagi kondisi zaman yang begitu canggih dan banyak tantangan di zaman milenial.

Sebaran video atau tulisan tulisan di media sosial mampu memberikan pengaruh yang cukup besar jika tidak dibekali dengan ilmu agama yang bagus. Video yang tak lazim, berita hoaks yang begitu muda masuk di Hp adalah contoh nyata tentang dunia yang semakin bahaya.

Semoga , anak- anak kita menjadi anak yang mengedepankan akhlakul karimah terhadap orang tua, guru, dan sesama teman sehingga mampu merajut persaudaraan dalam perbedaan.

Oleh : Farih FM.
Share:

Motivasi Minggu Pagi PPM Surya Buana - 7 April 2019

Mengejar  Mimpi, Meraih Prestasi


PPM Surya Buana - Setiap insan yang ada di dunia ini pasti memiliki mimpi yang ingin diraih sebagai salah satu tujuan hidupnya di dunia. Seseorang yang mempunyai mimpi akan terus berproses demi mewujudkan mimpinya tersebut. Sebagai contoh, jika seseorang ingin menjadi pendakwah, maka ia harus belajar ilmu agama kepada orang yang ahli di bidangnya. Mimpi ini tentu bukan seperti mi instan yang mudah dimasak tanpa perlu proses panjang.

Mewujudkan mimpi atau cita-cita harus melalui proses panjang. Ada perjuangan yang tidak boleh kita lewatkan dalam proses mencari, memahami dan mengamalkan apa yang kita peroleh selama memperjuangkan mimpi terebut.


(santriwati PPM Surya Buana belajar di Car Free Day (CFD) Malang)

Sebagai contoh, kisah seorang pemudi yang kuliah di salah satu universitas di Yogyakarta. Ia menjadi lulusan terbaik di kampusnya dengan IPK 4.00. Ia memperoleh nilai fenomenal tersebut karena kegigihannya dalam banyak hal, mulai dari proses ibadah,  belajar dan kekonsistenannya membaca surat Ar- Rohman setiap sebelum belajar dan ujian. Alhasil, atas rido Allah, pemudi ini mampu mewujudkan mimpi dan meraih prestasi sesuai dengan apa yang dia inginkan.

Semoga Allah menuntun langkah kaki kita untuk meraih prestasi di dunia dan akhirat. Aamiin.

Oleh : Farih F.M.
Editor: Fifin Endriana,M.Pd
Share:

Popular Posts

Labels

Recent Posts

Pages